Selasa, 23 April 2013

Bertualang di Gunung Salak



       Gunung Salak, dengan ketinggian yang hanya 2210 mdpl mampu membuat adrenalin kita sangat tertantang dengan jalur pendakian Gunung Salak yang cukup ekstrim. Gunung Salak mempunyai 2 jalur pendakian resmi, yaitu jalur Cidahu da jalur Pasir Reungit. Tetapi jarak melalui Cidahu untuk ke Puncak lebih dekat di banding melalui Pasir Reungit. Untuk mendaki ke Gunung Salak tidak perlu booking. Bisa langsung ke lokasi, daftar dan langsung mendaki. Untuk pendaftaran kita bisa mengeluarkan uang kurang lebih Rp 15.000,-. 
      Dari Cidahu kita akan berjalan menuju Bajuri. Bajuri adalah pertigaan menuju Kawah Ratu dan Puncak Salak. Di Bajuri juga biasa di gunakan untuk tempat nge-camp. Dari Cidahu menuju Bajuri membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Jalur dari cidahu menuju Bajuri masih santai dan sudah ada jalur buatan.
Dari Bajuri menuju Puncak kita baru mulai petualangan yang sesungguhnya. Jarak dari Bajuri menuju Puncak 5 Km.
      Dari Bajuri menuju Puncak kita membutuhkan waktu kurang lebih 5 jam. Setelah melewati Bajuri kita akan menemukan jalur lumpur. Di jalur itu harus berhati-hati karena jika salah langkah kaki kita bisa terpelosok dan banyak terdapat pacet di daerah lumpur itu. Di perjalana kita juga akan mencium bau belerang dari Kawah Ratu. Di sekitar Km 3 kita haru mulai berhati-hati karna jalur yang akan dilalui kanan kirinya adalah jurang, dengan jalan yang sempit, dan tanah yang rawan longsor, bila terpeleset kita bisa terperosok ke jurang yang cukup dalam. Oleh karena itu, bila hujan turun tidak dianjurkan untuk meneruskan pendakian karena untuk menjaga keselamatan. Jalur menuju puncak tidak selalu tanjakan, tetapi banyak juga terdapat turunan. Terdapat jalur yang dimana kita harus memanjat dan membutuhkan bantuan alat tali.
      Puncak salak dikelilingi pepohonan jadi pemandangan disana kurang terlihat. Terdapat juga bangunan bangunan tenda buatan bekas evakuasi pesawat sukhoi yang menabrak tebing Gunung Salak. Ratusan pohon di puncak Salak harus ditebang ketika itu, untuk kelancaran evakuasi. Terdapat juga makam juru kunci Gunung Salak. Mungkin bisa dibilang puncak Salak biasa saja pemandangannya tetapi jalur pendakiannya luar biasa. Saat turun menuju cidahu kita harus berhati-hati dan selalu memperhatikan tanda-tanda petunjuk jalan. Karan banyak terdapat pertigaan yang bisa menyesatkan. Untuk yang suka berpetualang, ayo coba Gunung Salak. Dan dapatkan banyak cerita dari pendakian Gunung Salak ….

2 komentar:

  1. coba degh..track dari puncak SALAK II.... menyusuri rimba SALAK.... menuju PUNCAK SALAK I..
    tracknya mantabs... dijamin dengkul bakal ketemu ama dagu.... track itu rutib dipakai KAMPALA SMAN4 Bogor...
    berani trima tantangan...... pokona kaga nyesel dagh....

    BalasHapus
  2. iyah tau ko anggota PACAGRI juga suka nyobain jalur salak II langsung tembus ke salak I emang dahsyat jalurnya ...

    BalasHapus