Selasa, 26 November 2013

Pemilihan Presiden Mahasiswa Ricuh



BOGOR-Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) Universitas IBn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar pemilihan Presiden Mahasiswa UIKA. Pemilihan yang dilangsungkan pada Kamis, (24/10/13), diwarnai kericuhan.
 
Kericuhan bermula saat beberapa oknum merangsek masuk ke dalam Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang sedang dilakukan penghitungan suara. Penghitungan suara yang hampir usai dan menetapkan pasangan nomor urut 2, Pebri-Harahap sebagai pemenang harus terhenti sesaat karna ulah-ulah oknum tersebut.


Menurut pantauan Warta UIKA di tempat kejadian, oknum tersebut merupakan tim sukses dari salah satu calon Presiden Mahasiswa yang tidak menerima hasil penghitungan suara. Mereka mengatakan, pemilihan ini harus diulang atau tidak sah, karena banyak terjadi kecurangan dan jumlah pemilih tidak mencapai 51% dari total keseluruhan mahasiswa UIKA. 

Ketegangan semakin menjadi ketika oknum-oknum tersebut berbuat anarkis. Mereka mencopot spanduk yang terpasang di TPS dan membakarnya, lalu melempar-lempar kursi dan kertas suara.

Kondisi mulai kondusif ketika oknum tersebut mulai meninggalkan TPS. Penghitungan suara kembali dilanjutkan dengan tempat yang berantakan. Tidak lama, penghitungan selesai dan menetapkan pasangan nomor urut 2, Pebri-Harahap sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa UIKA periode 2013-2014.

Di tempat lain, Ketua KPRM, Adithio Anugrah mengatakan, pemilihan Presiden Mahasiswa tahun ini bersih. “Pemilihan presiden tahun ini tidak ada kecurangan, jika ada yang ingin menggugat, silahkan laporkan disertai dengan bukti yang otentik. Dan mengenai masalah jumlah pemilih yang tidak mencapai 51%, sebelum penghitungan suara dimulai, sudah ada persetujuan dari semua pihak, termasuk semua calon Presiden Mahasiswa, untuk tetap melanjutkan penghitungan suara. Kita tidak bisa memaksa orang untuk memilih, yang penting kita sudah mensosialisasikan agar semua mahasiswa menggunakan hak pilihnya,” paparnya, kepada Warta UIKA, saat ditemui di Masjid Al-Hijr II, Sabtu (26/10/13).(Lathif Fardiansyah/KPI-1/UIKA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar