DEPOK-Dalam rangka
memperingati
hari anti korupsi (9/12/13), puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi
Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Depok, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Depok
Raya, dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Depok menggelar aksi .
Aksi yang bertemakan Hari
Berkabung Nasional, dimulai dengan longmarch
dari Margonda menuju kantor walikota Depok. Di depan kantor Walikota Depok, aksi
diwarnai dengan orasi dari Mahasiswa.
Sudah 15 tahun
reformasi, namun kondisi bangsa sangat memprihatinkan. KKN masih merajalela
hingga kini dan rakyat lah yang kena imbasnya. Hak-hak yang seharusnya
didapatkan oleh rakyat, raib ditangan petinggi-petinggi bangsa ini yang tak
bermoral dan berakhlak. Karena itu, dalam aksi kemarin, KAMMI, BEM Depok Raya,
dan LMND mendorong dan mendukung KPK berani menuntaskan kasus-kasus korupsi
besar agar terungkap siapa aktor
intelektual dibalik mega skandal korupsi tersebut.
“Korupsi
merupakan perampasan atas hak rakyat dan di negeri kita korupsi sudah
menjangkiti elit pemimpin bangsa. KPK harus berani mengusut tuntas kasus-kasus
korupsi besar. Ungkap dalangnya agar rakyat tau siapa para penindas rakyat
itu”, ungkap ketua KAMMI Depok, Eko Wardaya.
Aksi berlangsung
mulai pukul 13.00 dan berakhir pukul 14.30 dikarenakan hujan lebat yang
mengguyur. Namun aksi berjalan tertib dengan dikawal oleh aparat kepolisian
polresta depok.(Lathif Fardiansyah)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar